Jumat, 31 Oktober 2008

Pembangunan Tubuh Kristus

I. Pembangunan Tubuh Kristus

Jika kita melihat sebuah pembangunan gedung, kita akan melihat semua mempunyai tahap, masing2 setiap hari, minggu, bulan, tahun. Hari ini kita melihat fondasi sedang di buat, minggu depan fondasi sedang di naikkan sampai lantai 4, bulan depan kamar mandi, dll. Masing-masing punya tahapan untuk akhirnya gedung berdiri dengan gagahnya dan begitu anggun, dan setiap orang yang melintas pun pasti melihat.

Dan tubuh Kristus pun perlu di bangun, sama seperti pembangunan gedung. Masing-masing punya tahapan, masing-masing tahapan punya fungsi, masing-masing tahapan punya tujuan.

Kita harus memperbaharui pola membangun tubuh Kristus, begitu juga dengan pembangunan gedung jaman tahun 1920-an tentu berbeda dengan jaman tahun 2000-an. Dari bahan sampai kepada teknik. Itulah kita harus mengikuti apa yang dipulihkan oleh Yesus di akhir jaman. Inilah yang harus kita perhatikan.

Pola yang kita pakai adalah pola tubuh Kristus yang terdapat di 1 korintus 12:12-27 :

Bagian 1. Satu Tubuh Banyak Anggota.

· 1 Korintus 12:12. Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

· 1 Korintus 12:14. Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.

· 1 Korintus 12:19-20. Andaikata semuanya satu anggota, di manakah tubuh? Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.

· 1 Korintus 12: 27. Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.

Begitu banyak denominasi, hanya ada satu Yesus Kristus. Banyak satu denominasi, banyak jemaatnya. Satu jemaat, banyak anggota jemaatnya. Dan mereka semua percaya satu Yesus Kristus. Yang belum tercapai adalah mengakui bahwa mereka semua adalah satu tubuh Kristus, yang harus saling bekerja sama. Inilah yang perlu kita ketahui agar bisa mencapai kesatuan Tubuh Kristus.

Bagian 2.Saling Mengakui.

· 1 Korintus 12:15-16. Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh? Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?

Dalam buku Ed Silvoso, Penginjilan dengan doa, dia menganjurkan untuk semua gereja di sebuah kota, daerah, untuk bersatu mengakui bahwa ada satu gereja Yesus Kristus, banyak jemaat. Inilah permulaan dalam persatuan gereja Yesus Kristus, untuk bisa menjadi terang dalam kegelapan dan berdampak memberi pengaruh

Bagian 3. Mengakui Perbedaan.

· 1 Korintus 12:17. Andaikata tubuh seluruhnya mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?

Setiap denominasi mempunyai keunggulan masing-masingnya, dengan saling mengakui keunggulan dan bekerja sama, maka amanat agung dapat dengan cepat dicapai. Karena kita tidak dapat memenuhi amanat agung dengan satu denominasi.

Bagian 4. Yesus Menyukai Perbedaan.

· 1 Korintus 12:18. Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendakiNya.

Perbedaan membuat kita menjadi satu, dan itulah yang Yesus lakukan terhadap adam dan hawa; 12 suku israel; 12 murid; denominasi yang ada; banyak anggota tubuh manusia; dan lain-lain. Justru dengan perbedaan ini, setiap bagian tidak akan merasa paling penting, karena semua saling membutuhkan.

Bagian 5. Saling Membutuhkan.

· 1 Korintus 12:21. Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau."

Setiap denominasi, setiap gereja, setiap jemaat, setiap anggota jemaat, seluruh orang percaya Yesus, yang berbeda, saling membutuhkan.

Bagian 6. Paling Lemah, Paling Dibutuhkan, Paling Berfungsi

· 1 Korintus 12:22. Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan.

Jika kita melihat jari-jari tangan, jari kelingking sepertinya yang paling lemah, hanya jari ini diperlukan untuk beberapa fungsi yang jari lain tidak bisa lakukan. Sama juga berlaku dengan jari yang lain, jari jempol, jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Kenapa anggota-anggota tubuh yang paling lemah, yang paling dibutuhkan? Karena dia mempunyai fungsi, semua anggota tubuh mempunyai fungsi. Jika dia tidak ada fungsi lagi maka anggota itu akan dibuang. Sama seperti jika jari kelingking seseorang mengalami kecelakaan, dan tidak bisa diselamatkan lagi, maka jari itu akan dibuang. Daripada akan membuat seluruh tangan hancur.

Bagian 7. Berfungsi Diperhatikan.

· 1 Korintus 12:23 Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.

Jika kita bisa memilih menjadi sebuah anggota tubuh, apa yang Anda pilih? Selain daripada kepala, karena ini Yesus Kristus. Kaki adalah tempat yang tidak terhormat, dia yang menopang seluruh tubuh, dia dibungkus dengan kaos kaki dan sepatu dan setelah seharian berjalan, bau itu begitu bau, dia hanya beristirahat maksimal hanya pada saat tidur. Bagi kita kaki hanya sebuah anggota tubuh yang biasa, bagi seorang pelari profesional kaki adalah alat yang paling penting. Kulit, bagi para wanita adalah hal yang perlu dijaga. Bagi para pria, biasa saja. Rambut, bagi wanita adalah mahkota, sedangkan bagi pria, biasa saja. Jika rambut seorang wanita sedang rusak, maka dia akan berusaha untuk memulihkan rambutnya dengan segala cara. Jika kulit tubuhnya kurang putih, dia akan berusaha untuk memutihkannya. Kita memberikan penghormatan khusus setelah dia berfungsi. Walau kaki kurang terhormat, dia diberikan perhatian khusus karena dia berfungsi, dan kita semua berterima kasih. Kita memberikan perhatiaan khusus anggota jemaat yang tidak elok, karena kita ingin dia menjadi elok. Kita ingin seluruh penampilan kita bersama dengan Yesus, menjadi sempurna. Sekalipun anggota jemaat itu tidak bisa sempurna, setidaknya kita bisa berbangga dengan anggota jemaat yang tidak elok itu. Setidaknya ada fungsi yang bisa dilakukannya lebih baik dari sebelumnya. Jika kita meluaskan arti dari “kurang terhormat” dan “tidak elok”, maka yang kita dapati adalah orang berdosa atau orang yang belum percaya Yesus. Merekalah yang kita berikan perhormatan khusus dan perhatian khusus, karena Yesus mencari orang berdosa, merekalah yang harus diberikan makanan, pakaian, minuman.

Bagian 8. Yang sudah Elok Melayani yang Tidak Elok.

· 1 Korintus 12:24. Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus.

Jika kulit kita yang jelek telah menjadi cantik, maka kita tidak akan memperhatikan lagi. Kita akan memperhatikan bagian lain yang kurang untuk menjadi elok. Rambut kita yang dari pertama telah cantik, tidak perlu diberi perhatian khusus. Jemaat kita yang kurang elok, kita berikan perhatian khusus untuk supaya dia menjadi elok sama seperti yang lain.

Bagian 9. Saling Melayani.

· 1 Korintus 12:25. Supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.

Tujuan dari perhatian khusus itu adalah untuk membuat kita tidak terjadi perpecahan dan saling memperhatikan. Inilah kuncinya SALING MEMPERHATIKAN ada dua pihak yang saling perhatian. Bukan satu. Kaki memberikan pelayanan kepada tubuh, tubuh menggunakan tangan memberikan pelayanan kepada kaki (memijat), membersihkan dari kotoran, menggunting kuku dll.

Bagian 10. Satu untuk Semua, Semua untuk Satu.

· 1 Korintus 12:26. Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

Semua berfungsi, tanpa mengeluh, saya yang bekerja lebih berat dibanding yang lain. Kaki mengeluh beri saya istirahat, jantung juga, tangan juga, mata juga, jadi akhirnya semua mengeluh yang mengakibatkan kematian. Sebaliknya jika semua orang menjalankan fungsinya dengan maksimal tanpa memperhitungkan siapa yang lebih daripada yang lain, maka tubuh akan hidup dengan baik dan sehat. Jemaat yang berfungsi dengan baik, sekalipun tidak besar, sekalipun tidak semegah yang lain, sekalipun hanya berdoa, dia layak menerima pujian, dia layak menerima perhatian khusus. Karena dia berfungsi dalam tubuh Kristus.

II. Kesatuan Tubuh Kristus

Kesatuan adalah hal yang paling mendasar dalam segala apapun. Kita mengenal peribahasa, “bersatu kita teguh dan bercerai kita runtuh”. Dalam hal keluarga, pekerjaan, pelayanan, hubungan teman, organisasi dan seluruh yang ada di dunia memerlukan kesatuan.

Kita pernah mendengar cerita tentang menara babel. Ada hal yang dapat kita pelajari dari menara babel, mengenai kesatuan. Hal yang paling penting dari kesatuan adalah tujuan dari kesatuan itu sendiri. Menara babel ditujukan untuk kemuliaan nama mereka. Padahal kita tahu bahwa apapun yang kita punyai untuk kemuliaan Yesus Kristus.

Tentu kesatuan yang kita pelajari adalah untuk kemuliaan Yesus Kristus. Ada hal yang bisa kita pelajari dari pengalaman pembangunan menara babel untuk membawa Tubuh Kristus sekarang ini kepada kesatuan.

Prinsip 1. Seluruh Jemaat Bersatu.

· Kejadian 11:1. Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.

Seluruh bumi, berarti semua orang percaya di dunia, seluruh denominasi yang ada, semuanya mempunyai satu bahasa dan satu logat, yaitu Yesus Kristus. Dengan prinsip pertama menjadi landasan pertama untuk menuju kesatuan.

Prinsip 2. Semua Jemaat Ikut Serta dan Tujuan.

· Kejadian 11:4. Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit,

“Marilah kita” berarti seluruh jemaat, bukan hanya gembala, bukan hanya penginjil, bukan hanya nabi, bukan hanya rasul, bukan hanya pengerja, semua jemaat, semua orang yang percaya Yesus. “Dirikan sebuah kota” berarti kota adalah tempat untuk tinggal, berinteraksi, berkembang, berkomunikasi, berlindung dan lain-lain. Orang percaya Yesus pun perlu untuk membangun kota, yang adalah persekutuan orang-orang percaya di sebuah tempat atau daerah. Tempat dimana jemaat dapat tumbuh, berlindung, berkomunikasi, berkembang, berinteraksi, dan lain-lain. “Sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit”. Sebuah kota memerlukan menara untuk menjaga kota dari serangan musuh. Menara ada penjaganya untuk melihat keadaan sekeliling kota dari atas, yang pasti bisa melihat jauh. Menara agar kota bisa bersiap jika ada serangan musuh. Begitu juga kita, harus ada menara doa, doa syafaat dimana mereka menjaga jemaat dari serangan musuh. dan kita bisa terus mendengar dari Yesus untuk semua hal yang menyangkut jemaat.

Prinsip 3. Mencari Nama.

· Kejadian 11:4. Dan marilah kita cari nama,

Hal yang perlu di hindarkan adalah mencari nama untuk diri sendiri, kita harus mencari nama untuk kemuliaan Yesus Kristus. Disinilah faktor kejatuhan orang2 kerajaan babel. Dan begitu jugalah sebuah jemaat dapat jatuh, pada saat semua jemaat atau pun sebagian jemaat atau pun beberapa jemaat atau pun seorang jemaat, mencari kemuliaan untuk diri sendiri.

Prinsip 4. Tidak akan Terserak.

· Kejadian 11:4. Supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi.

Dengan adanya kota dan menara, untuk kemuliaan Yesus Kristus, maka jemaat atau pun tubuh Kristus di dunia tidak akan terpecah, sekali pun berbeda denominasi.

Hasil dari Empat Prinsip ini Adalah

· Kejadian 11:6. dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apapun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana. (semua dapat terlaksana)

Dengan kesatuan maka apa pun yang di rencanakan akan berhasil, karena semua berpusat kepada Yesus Kristus. Inilah hal yang bisa membuat amanat agung dapat berhasil dengan baik, dengan adanya kesatuan Tubuh Kristus, kesatuan orang percaya, yang mencari kemuliaan Yesus Kristus.

III. Pelayanan Lima Jawatan

· Efesus 4: 11-13. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.

Yesus telah memberikan lima jawatan dalam gereja, untuk melayani orang percaya, agar bisa melayani orang belum percaya Yesus. Dari kelima jawatan, hanya tiga jawatan yang sering kita jumpai, yaitu penginjilan, gembala, dan pengajar. Dua jawatan lagi, yaitu rasul dan nabi, baru mulai masuk ke gereja. Dan tentu adalah pilihan bagi setiap gereja untuk bisa masuk dalam pemulihan yang sempurna, untuk menerim jawatan rasul dan nabi.

Karena dengan lima jawatan berfungsi di dalam gereja maka, gereja menjadi tempat untuk memperlengkapi anggota jemaat untuk bisa menjadi serupa Kristus dan untuk mencapai dunia. Dengan lima jawatan berfungsi di dalam gereja maka pembangunan yaitu maksimalnya orang percaya menjangkau orang berdosa.

Tahap memperlengkapi dan pembangunan adalah tahap yang terus berlangsung terus menerus tanpa henti, ke semua orang percaya untuk menjangkau orang yang belum percaya Yesus. Tujuan akhir dari memperlengkapi dan pembangunan adalah kesatuan iman, pengetahuan yang benar tentang Yesus dan pertumbuhan yang baik yang sesuai dengan Kristus.

Dengan melakukan pelayanan lima jawatan, maka kita sedang mengaktifkan seluruh anggota gereja untuk bisa melayani. Dengan begini tidak akan terjadi ketergantungan kepada gembala atau pun pengerja, karena semua anggota gereja yang banyak itu bisa berfungsi dengan baik.

IV. Bertahan yang Kurang Efektif

· 1 Korintus 12:28. Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam jemaat: Pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.

Dengan tiga jawatan, maka sebuah jemaat akan bertahan dengan segala karunia, yang dengan tidak adanya dua jawatan yang lain, maka pertumbuhan jemaat tidak akan masikmal.

V. Jadilah Dewasa

· Efesus 4:14. Sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

Pada saat kita bisa diombang-ambingkan oleh pengajaran, dipermainkan oleh manusia, yang mempergunakan kelicikan yang menyesatkan, maka ANDA adalah seorang anak. Dan ANDA adalah seorang dewasa, pada saat memegang teguh kepada kebenaran, yang adalah Yesus Kristus, dan firman Tuhan.

VI. Katakan Kebenaran dalam Kasih

· Efesus 4:15. Tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih (speaking the truth in love) kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

· Efesus 4:16. Dari padaNyalah seluruh tubuh, -- yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota – menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Semua haruslah menuju kepada Yesus Kristus. dan dalam kasih. Masing-masing mempunyai bagian masing-masing atas apa yang telah di tabur. Kebenaran haruslah dengan kasih, kalau tidak maka akan terjadi perpecahan.

VII. Jemaat yang Bertumbuh

· Penginjilan Yesus Kristus dengan penyertaan Roh Kudus

ü Kisah 2:14-36 (Memberitakan Yesus) 32; Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal ini kamu semua adalah saksi.

ü Kisah 2:37. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu,

ü Kisah 2:38. Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

ü Kisah 2:39-40. Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil, oleh Tuhan Allah kita." Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasehati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."

ü Kisah 2:41. Orang-orang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.

Kita melihat sebuah pertumbuhan dimulai dari penginjilan, yang memberitakan Yesus Kristus. Setelah itu seharusnya dengan penyertaan Roh Kudus, siapa pun yang mendengar, yang memang dipilih oleh Yesus, hati mereka akan terharu. Dan mereka yang memang dipilih, haruslah diajarkan untuk bertobat, di baptis, maka setelah diajarkan bahwa mereka telah menerima karunia Roh Kudus. Dengan mengajarkan bahwa mereka telah mengambil keputusan yang tepat untuk dipisahkan dari dunia yang hancur ini. Dengan penyertaan Roh Kudus maka ada tiga ribu orang yang bertobat. (Mungkin waktu itu ada lebih dari tiga ribu orang. Yang dipilih tiga ribu orang).

· Pengajaran dan Persekutuan

ü Kisah 2:42-45. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Dengan bertekun dan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam bait Allah. Mereka memecahkan roti dirumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan

masing-masing.

Kita boleh setiap hari mengikuti kebaktian di gereja, hanya fokus utamanya adalah gereja memperlengkapi dan mengutus mereka untuk bersinar di lingkungan rumah tangga. Di rumah mereka mengadakan pengajaran yang diajarkan oleh para rasul, melakukan perjamuan kudus, berdoa, makan bersama-sama, memuji Allah (praise n worship), terjadi banyak mujizat dan tanda.

Dengan ini, mereka semua menjadi satu, dan saling berbagi dan memperhatikan orang-orang yang kekurangan dengan menjual harta mereka. Tindakan ini akan membuat orang percaya Yesus akan disukai oleh banyak orang di lingkungannya dan banyak orang akan diselamatkan karena orang percaya Yesus bertindak dengan menunjukkan kasih

VIII. Kesatuan yang Membangun

Dengan didasari kesatuan dalam setiap anggotanya, tanpa mengeluh, maka pembangunan tubuh Kristus akan berjalan dengan baik.

”Karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia.

Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri,

dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri,

tetapi kepentingan orang lain juga.”

Filipi 2:2-4

Artikel dari prufaith@gmail.comprufaith@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar