Minggu, 02 November 2008

Tips Merawat Kucing

Tips Untuk Paramedis Kesehatan Hewan:

Bagi pecinta kucing, sebelum mulai memelihara kucing ada baiknya menyimak sekilas tips bagaimana merawat kucing agar bisa menjadi teman yang baik dan aman bagi kesehatan Anda:

ü Kucing adalah karnivora yang artinya ia membutuhkan sumber kandungan hewani seperti daging, ikan atau ayam dalam makanan mereka. Tak ada sayuran yang terbaik untuk kucing, tanpa sumber hewani pada makanan mereka, mereka akan kekurangan nutrisi dan dapat membahayakan kehidupan mereka. Sebaiknya Anda konsultasikan dengan Dokter Hewan dalam hal nutrisi.

ü Kalau Anda ingin memberikan makanan kucing berupa makanan kaleng, boleh saja. Tapi, kamu harus memilih dan menyesuaikan dengan umur si kucing. Kalau kucing kamu masih kecil, berilah makanan untuk kucing yang kecil dan sebaliknya. Kebutuhan kalori sangat bervariasi tergantung umur dan jenis kelamin.

ü Ada beberapa jenis makanan kucing yang tersedia: kering, setengah basah, dan kaleng. Air baru harus selalu tersedia. Jangan terlalu banyak memberi kucing susu, karena akan menyebabkan diare pada kucing, jika diare lakukan penyetopan akan makanan yang diberikan dan jika berlanjut, hubungi Dokter Hewan. Tidak semua produk makanan kaleng cocok untuk kucing dan harus lebih teliti dalam pemberian pakan kaleng.

ü Lakukan evaluasi secara rutin kepada Dokter Hewan yang sama, agar bisa dikontrol perkembangan dan sattus kesehatan. Kucing juga punya berbagai penyakit yang sama dengan manusia seperti: kanker, ginjal, paru-paru. Kucing juga sering terkena parasit, oleh karena itu kita harus merawat kucing, jangan biarkan kucing terlalu lama di luar rumah. Biasakan kucing menggosok gigi memakai pasta gigi kucing, agar giginya selalu sehat.

ü Tidak dianjurkan untuk mensterilkan kucing. Hal ini perlu konsultasi dengan Dokter Hewan. Biasanya ini disebut OH/steril (ovariohysterectomy) untuk betina dan kastrasi/kebiri (orchiectomy) untuk jantan.

ü Pemilik kucing yang tertarik akan hal ini harus konsultasi ke Dokter Hewan pada saat pertama kali pemeriksaan dan vaksinasi. Ada beberapa penyakit kucing yang mendapat vaksinasi.

ü Kucing sering tertarik dengan barang-barang yang menyerupai tali/benang, karet gelang dan material serupa. Beberapa juga tertarik pada kabel listrik, oleh karena itu sangat penting menjauhkan ini dari lingkungan kucing

ü Pemilik kucing juga harus memberi batas-batas untuk kucing mereka. Jika mereka tidak diperbolehkan di ruangan tertentu atau menajamkan kuku mereka di mebel atau kursi, ini harus dipupuk dilatihi sejak pertama kali kucing itu dipelihara. Lebih mudah untuk mencegah masalah daripada merubah perilaku yang sudah menjadi kebiasaan.

POLA REPRODUKSI

Siklus Reproduksi:

Pada dasarnya kucing adalah hewan yang tidak mempunyai siklus reproduksi teratur seperti manusia atau hewan lain. Pada manusia, sapi, anjing dan hewan lainnya, siklus reproduksi terjadi secara berkala dan teratur. Oleh karena itu anjing dan manusia rutin mengalami menstruasi.

Kucing sedikit berbeda. Siklus reproduksi kucing tidak berlangsung teratur dalam periode tertentu. Tahap birahi/minta kawin pada kucing dipengaruhi oleh berbagai hal. salah satunya adalah lama matahari bersinar dalam satu hari.

Di negara dengan empat musim, lama matahari bersinar berbeda antara musim panas dan musim dingin. Kucing biasanya minta kawin pada musim dimana matahari bersinar lebih lama.

Lain lagi dengan negara-negara tropis yang lamanya matahari bersinar relatif tidak berubah terlalu banyak. Di daerah tropis, siklus reproduksi kucing relatif lebih teratur dengan periode 1-1,3 bulan.

Lama Kebuntingan:

Masa kebuntingan kucing bervariasi antara 59-70 hari, rata-rata 63-65 hari. Cara gampang mengingat adalah dengan membandingkan dengan manusia. Manusia hamil selama 9 bulan, sedangkan kucing 9 minggu.

Semakin awal anak kucing lahir, bobot lahir dan ketahanannya semakin kecil. Anak kucing yang lahir pada 59 hari masa kebuntingan, memerlukan perhatian ekstra agar dapat hidup dan terus berkembang.

Anak kucing yang lahir pada hari ke 65-70 mempunyai bobot lahir yang lebih besar. Mereka cenderung lebih kuat dan agresif menyusui pada induknya.


Resiko Selama Kebuntingan:

Periode kritis masa kemamilan terjadi selama tiga minggu pertama. Berbagai infeksi penyakit dan obat-obatan dapat mempengaruhi perkembangan janin. Contohnya jika induk kucing yang sedang hamil tersebut terekspos terhadap virus Panleukopenia, anak kucing yang lahir biasanya mengalami kerusakan otak parah.

Begitu pula jika selama masa kehamilan, induk kucing divaksinasi. Perkembangan janin akan terganggu. Induk kucing harus divaksinasi sebelum masa kehamilan (sebelum kawin). Sehingga kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu meningkat dan sebagian dapat diturunkan kepada anaknya dalam bentuk kekebalan pasif.

TANDA TANDA KUCING BUNTING

Perubahan Fisik:

· Bagian perut mulai membesar:

Perut Kucing yang hamil mulai terlihat membesar pada umur kehamilan 5 minggu. Bagian perut ini akan terus membesar hingga mendekati saat melahirkan.

· Puting susu memerah dan membesar (pink):

Salah satu tanda yang cukup signifikan adalah berubahnya puting susu. Pada kucing hamil, puting susu sedikit membengkak dan warnanya berubah kemerahan (pink)

· Keluar susu:

Air susu mulai diproduksi dan bisa dikeluarkan sekitar 3-2 minggu akhir masa kehamilan. Jadi bila puting susu dipencet dengan lembut dan terlihat ada cairan susu, kelahiran akan terjadi sekitar 2-3 minggu lagi.

· Bulu sekitar puting susu menipis.

Perubahan Tingkah Laku:

· Muntah-muntah:

Pada beberapa kejadian (jarang) kucing hamil juga muntah-muntah, seperti manusia pada awal kehamilan. Segera hubungi dan konsultasikan hal ini dengan Dokter Hewan

· Berhentinya siklus birahi secara tiba-tiba:
Siklus birahi (siklus estrus) kucing tergantung berbagai hal, salah satunya adalah musim. Di Indonesia yang merupakan negara tropis, siklus estrus kucing tidak banyak dipengaruhi oleh musim. Rata-rata panjang satu siklus estrus kucing sekitar 1-1,3 bulan. Waktu birahi (estrus) berlangsung sekitar 7 hari. Bila setelah dikawinkan, birahi kucing berhenti secara tiba-tiba dan tidak minta kawin lagi, kemungkinan besar kehamilan terjadi.

· Peningkatan nafsu makan:
Kucing yang hamil memperlihatkan peningkatan nafsu makan. Tentunya peningkatan nafsu makan ini bertujuan memberikan nutrisi yang cukup bagi perkembangan ibu dan janinnya. Hal ini tidak menjadi masalah. Namun pada akhir masa kebuntingan, porsi makanan yang diberikan harus dikurangi. Jika tidak akan terjadi penimbunan lemak yang berlebih di sekitar daerah saluran kelahiran yang dapat menyebabkan bayi sulit untuk keluar (distokia).

· Lebih lembut dan suka mencari perhatian:
Sebagian kucing yang hamil mengalami perubahan tingkah laku seperti lebih tenang dan lembut. Selain itu mereka juga berusaha mencari perhatian lebih terhadap pemiliknya. Pada akhir masa kehamilan terlihat beberapa tingkah laku seperti gelisah dan lebih suka berada di tempat hangat dan tertutup

Memastikan Kebuntingan Kucing:

Dokter hewan dapat membantu memastikan kehamilan kucing. Orang yang berpengalaman dapat memastikan kehamilan dengan palpasi (perabaan) pada umur kehamilah 3-4 minggu.

Alat alat seperti USG (ultrasonografi) dan Rontgen (X ray) dapat dipergunakan untuk memastikan kehamilan. USG dapat memastikan kehamilan setelah kandungan berumur minimal minggu. Detak jantung janin kucing baru bisa dideteksi setelah berumur 3 minggu.

PERTUMBUHAN ANAK KUCING

Dalam mengamati perkembangan dan pertumbuhan anak kucing, perlu diperhatikan beberapa hal penting:

  1. Lakukan pengukuran berat badan semua anak kucing dalam satu kali kelahiran setiap hari pada waktu yang sama.
  2. Amati perubahan berat badan masing-masing dan bandingkan dengan yang lain.
  3. jika dalam 2 atau 3 hari tidak ada perubahan berat badan. Lakukan pemeriksaan dan cari penyebabnya atau bisa dikonsultasikan dengan Dokter Hewan.
  4. Selalu amati kuantitas air susu induk, cukup atau kurang
  5. Jika sakit, lakukan pengobatan secepatnya.

Ada 3 tahap pertumbuhan dan perkembangan anak kucing:

  1. Masa baru lahir (1-3 hari setelah lahir):

Pada fase ini perkembangan anak kucing sangat bervariasi, dan sangat tergantung pada kondisi kehamilan induk, proses kelahiran, perlakuan induk saat anaknya lahir, jumlah air susu awal. Jika anak kucing mengalami gangguan pada saat lahir, biasanya pertumbuhannya tidak bertambah atau berkurang. Berat anak kucing rata-rata 100 gram.

  1. Masa Menyusui (minggu ke-1 sampai ke-5):

Pada masa menyusui, berat badan anak kucing akan bertambah secara bertahap dan teratur. Pada hari ke 10-12 setelah lahir berat badan akan bertambah dua kali berat saat lahir. Pertumbuhan dan perkembangan anak kucing sangat tergantung dari kualitas dan kuantitas air susu induk.

  1. Masa Penyapihan/tidak disusui lagi (minggu ke-6 sampai ke-8):

Sekitar umur 5 minggu, pertumbuhan anak kucing menurun karena memasuki masa peralihan. Pada masa ini anak kucing akan mulai makan sendiri (makanan padat) dalam jumlah yang sedikit. Pada akhir minggu ke-8, berat badan anak kucing akan naik secara drastis, karena anak kucing mulai menikmati makanan padat seutuhnya

Pada umur 10-12 minggu, bentuk anatomi dan ekspresi seekor kucing mulai kelihatan dan akan terus berkembang sampai umur dewasa atau 9-10 bulan.

MERAWAT ANAK KUCING

Setelah lahir, saluran pencernaan anak kucing akan menyesuaikan untuk dapat menecerna air susu induknya. Air susu induk kucing kaya akan kandungan protein, lemak dan laktosa. Dengan bantuan enzim laktosa, anak kucing mampu mencerna laktosa. Secara berangsur-angsur kemampuan pencernaan anak kucing berubah sampai dewasa. Enzim laktosa kemudian menghilang, sehingga laktosa tidak dapat dicerna lagi. Laktosa yang tidak dapat dicerna akan dibawa dari usus halus menuju usus besar, dan mengalami proses fermentasi yang dilakukan oleh bakteri. Fermentasi ini dapat menyebabkan terjadinya diare. Sejalan dengan menurunnya kemampuan mencerna laktosa, anak kucing secara bertahap akan memperoleh enzim lain, yaitu enzim amylase yang mampu mencerna zat tepung. Protein juga sangat penting untuk menghasilkan kalori, yang dibutuhkan sejak awal kehidupan sampai kucing dewasa. Ini bisa diperoleh dari air susu dan makanannya. Kucing tidak dapat menyimpan protein di dalam tubuhnya, sehingga mereka membutuhkan protein dalam jumlah besar yang terkandung dalam makanannya. Induk kucing akan menyusui anaknya sampai umur 8 minggu. Namun pada umur 6 minggu, anak kucing sudah mulai mampu mencerna makanan kering. Pada saat itu anak kucing mulai mengurangi konsumsi susu dari induknya.

Anak kucing yang telah disapih oleh induknya, masih membutuhkan kalori dan nutrisi yang baik. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan untuk merawat anak kucing yang telah disapih:

  • Anak kucing yang berusia 10-12 minggu harus disapih (dihentikan mengkonsumsi susu induknya) secara penuh.

  • Berikan makanan dalam jumlah sedikit, karena anak kucing memiliki kapasitas perut yang kecil.

  • Anak kucing membutuhkan protein tinggi pada makanannya dua kali lebih banyak dari kucing dewasa.

  • Berikan makanan kering, selain lebih murah harganya, biasanya makanan kering lebih mudah disajikan. Makanan kering juga berguna untuk melatih gigi dan gusi anak kucing. Bisa juga anda berikan makanan segar sebagai tambahan dalam jumlah kecil. Seperti daging yang sudah dimasak, ikan, telur, hati dan keju.

  • Biasanya area sekitar mata dan bagian dalam telinga kucing akan sangat mudah terkena kotoran. Gunakanlah kapas basah untuk membersihkannya.

  • Apabila bulu-bulu lembutnya terkena noda, bersihkanlah dengan minyak zaitun.

  • Berikan pelatihan dasar padanya, seperti buang air seni dan kotoran di tempat yang sudah disediakan. Ajarkan untuk tidak menggaruk-garuk atau mencakar tempat duduk (mebel), datang jika namanya dipanggil dan sebagainya.

  • Periksakan kesehatan anak kucing secara rutin dan teratur ke Dokter Hewan, misalnya untuk memberikan vaksinasi.

  • Jika anak kucing tidak datang saat di panggil, jangan pernah menyeret atau menghukumnya. Lebih baik kita latih terus dengan memanggil namanya sampai dia datang. Jangan pernah memukulnya karena dapat merusak hubungan anda dengan anak kucing. Kalau anak kucing berbuat sesuatu yang salah, segera hentikan dengan cara mengalihkan perhatiannya dengan suara yang keras.

PERAWATAN ANAK KUCING TANPA INDUK

Ujian terbesar bagi Anda adalah seberapa besar rasa kasih sayang dan kesabaran Anda pada anak-anak kucing yang lahir dengan induk yang mati. Rasa sayang itu terbukti jika anak kucing tersebut tumbuh dan berkembang dengan sempurna. Berikut ini beberapa petunjuk praktis merawat anak kucing tanpa induk:

  1. Anak-anak kucing ditempatkan dalam kotak agak luas yang sudah diberi alas kertas koran (kertas koran untuk membantu menstabilkan suhu tubuh) dan dibagian atas koran diberi alas pakaian atau handuk bekas yang empuk. Setiap kali menjadi kotoroleh kotoran kucing, kertas koran segera diganti. Suhu dalam kotak pada minggu pertama dan kedua diusahakan antara 30o-32o C, minggu ketiga hingga keenam ± 28o C, dan setelah 6 minggu menjadi 22o-24o C. sebagai alat penghangat dapat menggunakan lampu pemanas (lampu listrik biasa) atau botol plastik yang diisi air hangat. Penggunaan botol plastik ini jangan langsung menyentuh tubuh anak kucing tersebut, melainkan hanya ditaruh dibawah alas pakaian atau handuk bekas.

  1. Anak-anak kucing diberi air susu melalui botol susu bayi (ukuran kecil), sedotan plastik atau sedotan karet kecil. Di beberapa petshop sudah tersedia dot khusus untuk anak kucing. Hingga berumur 2 minggu anak kucing diberi air susu hangat sebanyak 4-6 kali sehari, sedangkan lebih dari 2 minggu cukup hanya 3-4 kali sehari. Jumlah susu yang harus diberikan didasarkan pada berat badan anak kucing tersebut. Untuk itu, sebaiknya Anda rajin menimbang berat badan anak kucing tersebut paling sedikit seminggu sekali. Kebutuhan air susu adalah sebagai berikut:
    • Minggu pertama sebanyak 3,75 kalori/30 gr b.b./hari
    • Minggu kedua sebanyak 4,50 kalori/30 gr b.b./hari
    • Minggu ketiga sebanyak 5,00 kalori/30 gr b.b./hari
    • Minggu keempat sebanyak 5,50 kalori/30 gr b.b./hari

(1 kalori sebanding dengan 1 cc air susu, berat badan dalam gram)

Contoh perhitungan:

x kalori

Jika berat anak kucing 100 gram, maka dalam minggu pertama anak kucing membutuhkan 12,5 kalori. Sehingga air susu yang harus diberikan sebanyak 12,5 cc per hari. Pemberian dilakukan sebanyak 4-6 kali sehari.

Setelah atau sebelum anak kucing berumur 6 minggu sebaiknya Anda berkonsultasi dengan Dokter Hewan mengenai perlunya pemberian obat cacing, jenis makanan yang diperlukan dan waktu vaksinasi.

MEMOTONG KUKU KUCING

Kucing menyembunyikan kuku atau cakarnya dibawah bulu-bulu tubuhnya agar tidak rusak. Tapi pada saat mereka berkelahi atau terkadang pada saat mereka bercanda dan bermain dengan anda, kucing akan membentangkan jari kaki dan tangannya untuk mengeluarkan kuku atau cakarnya. Untuk keamanan Anda sendiri, sebaiknya dilakukan pengecekan kuku kucing Anda dan jika panjang sebaiknya dipotong. Hal ini juga akan menjaga perabot, dinding rumah, pohon, sofa, karpet atau benda yang lainnya.

Adapun beberapa petunjuk sebelum Anda memotong kuku kucing. Hal0hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:

Ø Apabila anda baru pertama kali memiliki kucing, ada baiknya anda berkonsultasi dahulu dengan dokter hewan. Mintalah dokter hewan untuk menunjukkan cara memotong kuku kucing yang baik, serta cobalah anda mempraktekannya.

Ø Gunakan guntung kuku biasa atau guting kuku khusus yang biasa dijual di pet shop.

Ø Untuk menghindari terpotongnya lapisan kulit berwarna merah muda yang berada di dasar telapak kaki kucing, maka untuk memotong kuku kucing harus menggunkan penerangan yang cukup.

Ø Potonglah kuku pada bagian depan lapisan kulit dibawah daging kuku.

Ø Jangan sampai anda memotong kuku kucing di lapisan kulit yang dapat membuat kucing terluka dan berdarah. Karena hal tersebut dapat berdampak pada kondisi psikologis kucing, dan akan trauma setiap kali anda akan memotong kukunya

MAKANAN DAN POLA MAKAN

Kucing cenderung mudah terkena beberapa masalah kesehatan dan membutuhkan sedikit perawatan ekstra selain perawatan rutin. Walaupun kucing adalah hewan karnivora, tapi ia juga bisa memakan nasi dan beberapa jenis sayuran. Kucing lebih membutuhkan sumber hewani seperti daging, ayam, atau ikan sebagai makanan mereka. Tanpa semua sumber ini, kucing akan kekurangan nutrisi dan dapat membahayakan kehidupannya. Pada saat anda memilih makanan kucing, yang terbaik adalah memilih sesuai dengan umur kucing itu. Contohnya pada anak kucing seharusnya mendapat makanan dan porsi makanan untuk anak kucing. Begitu juga dengan kucing dewasa, harus mendapat makanan kucing dengan porsi dewasa pula. Atau pada kucing yang keberatan badan atau obesitas, ia harus mendapatkan makanan yang rendah kalori. Hal ini menjadi sangat penting bagi pemilik kucing untuk memilih makanan yang lengkap dengan nutrisi seimbang. Selain itu, air baru harus tersedia setiap harinya. Sudah menjadi cerita lama bahwa kucing harus dikasih susu. Padahal justru sebaliknya, susu dapat menyebabkan kucing menjadi diare. Ada beberapa jenis makanan kucing yang tersedia, dalam bentuk kering, setengah basah dan makanan kaleng. Pemilik kucing harus belajar tentang kekurangan dan kelebihan setiap jenis ini dengan berdiskusi dengan dokter hewan. Setiap kucing sebaiknya dievaluasi secara rutin oleh dokter hewan yang sudah biasa dengan spesies ini.Makanan instan untuk kucing layaknya mie, ditawarkan dengan berbagai merek dan harga, dari yang murah sampai yang mahal. Yang harus diperhatikan, makanan untuk kucing harus mengandung unsur gizi yang seimbang. Terutama kadar taurin dan vitamin E. Sebab kedua zat itu sangat diperlukan kucing dalam metabolisme tubuhnya, tapi tubuh kucing tak bisa memproduksi sendiri. Berbelanja obat dan vitamin sesekali perlu dilakukan. Itu semata agar saat kucing jatuh sakit, Anda tak perlu kelimpungan. Koleksikan ke dalam kotak P3K yang diperuntukkan khusus untuk kucing anda.

Kiat Membeli Makanan Kucing:

Sebelum membeli makanan kucing, sebaiknya dikonsultasikan dengan Dokter Hewan. Adapun tips untuk membeli makanan kucing:

ü Saat memilih makanan kucing, bacalah deskripsi makanan pada bungkusnya (kemasan) dan pahamilah maksudnya. Misalnya chicken cat food, berarti 95% makanan tersebut terdiri dari ayam. Atau chicken dinner/feast/mix/formula, berarti 25% makanan itu terdiri dari ayam, tapi banyak campurannya. Baca baik-baik bahan yang ada di kotak makanan kucing. Biasanya produsen menuliskan unsur yang ada dalam makanan itu berdasarkan beratnya.

ü Pilih makanan kucing yang memiliki nama daging, baik itu dari ayam, sapi, kambing, atau ikan. Hindari makanan kucing yang hanya mengandung jeroan (daleman) hewan atau tulang-tulang.

ü Pilih makanan kucing yang bernutrisi. Perhatikan apakah pada kotak makanan itu tercantum nutrisi yang dibutuhkan oleh kucing anda. Ada beberapa makanan kucing yang khusus diformulasikan untuk kucing biasa, maupun untuk kucing yang sedang hamil atau kucing yang menyusui. Pemberian makan induk kucing selama masa kehamilan itu penting. Karena jika nutrisi yang diperoleh tidak cukup atau tidak seimbang, maka janin akan mengalami malnutrisi. Sehingga berat lahir anak kucing menjadi ringan dan anak kucing menjadi lemah, bahkan dapat mengalami gangguan kesehatan dan kematian.

ü Cek tanggal kadaluarsa (batas waktu pemakaian) makanan kucing. Jangan sampai membawa celaka pada kucing kesayangan anda karena lengah memberikan makanan yang sudah kadaluarsa.

Aturan Dasar Dalam Pemberian Makan Kucing:

ü Berikan makanan instan atau biskuit kucing yang berasal dari perusahaan dengan reputasi baik.

ü Jangan tertukar dalam memberi makanan hewan peliharaan, apalagi jika kita memiliki beberapa jenis hewan peliharaan di rumah. Misalnya memberi makanan anjing untuk kucing atau sebaliknya.

ü Mangkuk tempat makanan dan minuman kucing harus selalu dalam keaadan bersih. Cucilah setiap kucing selesai makan.

ü Jangan memberi makanan pada kucing makanan yang sudah lama atau rusak.

ü Jangan sertakan tulang ikan atau tulang ayam pada makanan kucing.

ü Berikan makanan pada kucing di suhu ruangan yang sejuk dan segar.

ü Buanglah makanan yang tersisa begitu kucing selesai makan. Jangan menyimpannya dengan harapan akan dipanaskan untuk dimakan kembali.

ü Perhatikan berat badannya dan jangan biarkan makanan yang melebihi porsi untuk dikonsumsi kucing.

ü Jangan menyimpan makanan yang telah dimasak ke dalam lemari es

P3K

Terkadang kita tidak mengetahui kalau kucing kita sakit atau mengalami gangguan dalam tubuhnya. Kucing cenderung menyembunyikan sakitnya, oleh karena itu sebaiknya waspada dan kenali tanda-tandanya, dan jika ada segera hubungi Dokter Hewan. Adapun tanda-tandanya sebagai berikut :

ü Hilang nafsu makan : Jumlah makanan dalam piring makan kucing tidak berkurang

ü Pincang : Luka memar, Gigitan, patah tulang

ü Darah pada air kencing (urin) : Gangguan pada organ dan saluran kencing atau parasit darah

ü Bulu terasa kasar : Gangguan nutrisi, pencernaan, parasit pada bulu dan kulit

ü Lendir atau darah pada kotoran (pup) : Cacing, gangguan pencernaan, makanan tidak cocok

ü Tidak pup lebih dari 1 hari : Dehidrasi, usus tersumbat hairball, gangguan pencernaan

ü Diare terus menerus : Feline panleukopenia, makanan tidak cocok, parasit pencernaan

ü Muntah terus menerus : Feline panleukopenia, gangguan pencernaan, makanan tidak cocok

ü Perut gendut : Kembung, kegemukan (obesitas), pembengkakan hati

ü Kurus : Berat badan berkurang

ü Bersembunyi ditempat gelap atau dingin lebih dari 24 jam : Demam

ü Batuk terus menerus : Flu kucing, penyakit pernafasan, tenggorokan tersumbat

ü Menggaruk bulu : Parasit kulit dan bulu (kutu, jamur, bakteri), infeksi /luka kulit

ü Menggaruk telinga /menggoyangkan kepala terus menerus : Telinga kotor, infeksi telinga, tungau/kutu telinga (ear mites)

ü Mengunyah terus menerus : Benda asing tersangkut sekitar mulut

ü Menjilat-jilat atau menggigit-gigit bagian tubuh tertentu terus menerus : Kesakitan/gatal bagian tubuh pd bagian yg digigit

ü Mata lesu/mengantuk, tidur seharian : Demam, kurang nutrisi, penyakit menular

ü Mengeong terus menerus : Birahi (waktunya kawin), kesakitan

ü Marah/menolak digendong : Gangguan/sakit pada organ dalam (paru-paru, hati, ginjal, dll)

ü Kurang minum atau minum berlebihan (tidak seperti biasanya) : Dehidrasi, diabetes

ü Buang kotoran atau kencing di luar tempatnya (litter box) : Diare, gangguan hormon, gangguan saluran kencing

ü Warna pucat atau kekuningan pada gusi atau sekitar mata : Dehidrasi, anemia, parasit darah

8 komentar:

  1. Susu apa yang harus diberikan kepada anak kucing yang baru lahir yang gak bisa menyusui pd induknya

    BalasHapus
  2. Sy mau tanya dok,
    Kucing sy habis melahirkan 1 bln lalu, dan 2 minggu lalu semua anaknya mati dibunuh kucing jantan lain.
    Induk tetap mau makan walaupun kelihatannya agak stress mencari2 anaknya,
    Karna tdk menyusui, putingnya membengkak, tapi kemudian disusu oleh anaknya yg sudah umur 6 bln. Apakah itu tdk apa2?
    Dan sudah 3 hari ini dia (induk) tdk mau makan dan minum, tidak bergerak lincah kesana kemari spti biasanya, dia hanya diam ditempat, semua makanan dan minuman ditolak, perutnya kempis, bagian putingnya yg bawah perut kalo disentuh dia kesakitan,
    Kira2 dia sakit apa dok? Apa obat yg bisa saya berikan?
    Mohon bantuannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf baru bisa online. air susu dari induk untuk kucing umur 6 bulan tidak menimbulkan efek samping. namun untuk induk kucing dapat menyebabkan kekurangan kalsium dan sat besi
      semoga bernamfaat.

      Hapus
  3. Maaf dok mau tanya, anak kucing saya sekitar umur 2 bulan ngga sengaja habis keinjak orang. Trus yang kaki bagian belakang sebelah kanan jadi pincang, sepertinya yang sakit pada bagian paha. Lalu bagaimana cara penanganannya utama dok ? Apakah bisa sembuh sendiri ? Apakah pemberian makanan utk kucing juga berpengaruh dalam menyembuhkan sakit yang diderita kucing dok ? Terima kasih

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. siang pak dokter, saya menemukan 3 ekor anak kucing di pasar dibuang dlm kardus, mata mereka masih belum bisa terbuka. saya kasih susu formula khusus kucing setiap malam, karena saya anak kos dan kerja di siang hari. namun bbrp hari ini mereka semua sakit, kotorannya cair. apa yang hrs sy perbuat pak dokter?

    BalasHapus
  6. Dok saya mau tanya, bagaimana saya mengeluarkan air susu induk kucing saya Dok. Krn anak2 nya sudah tak ada. Terima kasih

    BalasHapus
  7. Dok kucing saya baru melahirkan anak kucing 3.trus kemarin anak kucing saya mati.srkarang puting kucing saya membengkak.mohon solusinya apa.dan harus di kasih apa kucing saya?

    BalasHapus